Kamis, 22 November 2007

Aku pikir...

Aku pikir dengan mengatakan padamu hatiku akan lebih lega. Aku menuruti sarannya, yang bahkan aku tercabik mendengarnya tapi dia benar.
Sungguh, engkau wanita mulia dan akulah yang terlalu hina untuk merengkumu.
Uaarghghhh....., bagaimana ini..
Aku mencoba melepas engkau dari hatiku. Tidak mengikatmu dan yang laennya di sekecambahnya hatiku..
Mengapa begitu sulit..
Mengapa aku selalu mendamba senyumnya, tawa nya. Bahkan hanya untuk mendengar nasehat yang dia berikan tentang masalah2 ku
Apakah memang dia hanya bayanganmu. Atokah engkau yang tlah menjelma menjadi bayangnya??
Maap sekali lagi maap. Aku gak tau apa keinginan hatiku sekarang ini. Aku gak tau apakah aku masih ingin meneruskan langkah ataukah berbelok dan berlabuh di tempat lain....?
Lelah......................

Tidak ada komentar: