Minggu, 27 April 2008

my luve...


My love
There's only you in my life
The only thing that's right

My first love
u're every breath that I take
You're every step I make

And I
I want to share
All my love with you
No one else will do
And your eyes
They tell me how much you care
Oh yes
You will always be
My endless love

Two hearts
Two hearts that beat as one
Our lives have just begun
And forever
I'll hold you close in my arms
I can't resist your charms

no no no no

And love
I'll be the fool
For you
I'm sure
You know I don't mind
'Cause baby
You mean the world to me
I know I've found in you
My endless love

Rabu, 23 April 2008

Kun Faya Kunn...

Telah lama Dia berusaha mengingatkan, menyadarkan dan mencoba untuk memberitahuku. Dia dekat, lebih dekat dari urat leher. DIa ada dimana-mana tapi tidak kemana-mana. Dia tidak diatas juga tidak dibawah.
Itu aku tahu dan mengerti. Tapi aku tidak memahami. Tidak paham karna hingga detik ini tidak juga merasakan.

Hingga dari sebuah buku (filmnya lagi di putar di bioskop2 Indonesia) aku tersadar, bahwa aku telah diberitahu dari awal. Bahkan dari aku SD.

Duhai... Dia, yang mengapit bumi ini dengan 2 jari (jamal dan Jalal). Berikanlah aku ni'mat merasakan. Sejatinya rasa, sejatinya Engkau...

Sabtu, 19 April 2008

Saya

Da temen yang bingung, dan bertanya2 sebenarnya saya itu gimana orangnya..? Kadang bocor alus tapi keliling, terkadang juga sok jaim2.
Baek saya akan beritahu saya itu sebenarnya gimana. (sok penting banget gitu loh).

Saya adalah anak ke empat. Lahir dengan kepala separuh botak dan kurus. Mungkin berat badan gak lebih dari 3 kg. Punya 2 sodara cow, dan 2 sodari cew.
Saya adalah anak lelaki yang begitu mencintai sosok seorang Ibu. Walo pun pada masa perkembangan pubertas hingga akhir sekolah menengah atas saya sempat merasa bahwa saya diasingkan dan tidak mendapatkan kasih sayang yang selayaknya. Padahal yang sebenarnya adalah saya tidak memahami bahwa ibu saya begitu sulit untuk membagi kasih sayang dan prioritas dukungan bagi pendidikan.
Pada awal2 nya saya adalah orang yang pendiam dan mempunyai teman yang sangat terbatas. Saya sulit dan canggung untuk memulai suatu hubungan baik itu hanya sekadar teman, sahabat ataupun dengan lawan jenis.
Saya juga pada awalnya (mungkin hingga sekarang) mempunyai sifat cemburu yang berlebihan. Saya cemburu bila temen saya bermain dengan orang laen, saya cemburu bila ibu saya memperhatikan anaknya yang laen, saya cemburu bila pacar saya mengacuhkan saya dan berbicara dengan temen2 wanitanya. Tapi mudah2an itu dulu.
Seorang temen, yang pda waktu itu kami menjadi sahabat karib mengatakan bahwa hidup ini jangan terlalu kaku dan coba membuka diri dan menyadari bahwa ada orang2 laen yang hidup disekitar kita. Cobalah untuk banyak bercanda dan buat diri menjadi lebih menarik.

Saya mulai belajar untuk menerima keberadaan orang laen, mencoba untuk membuka diri dan memulai memperluas pertemanan saya.

Dari kecil saya terbiasa untuk berjalan didepan, mencoba untuk melindungi orang2 yang saya sayangi. Terbiasa menjadi juara kelas di sekolah maupun ibtidaiyah. Terbiasa mendapatkan perhatian lebih dari guru2 saya, terbiasa menjadi kebanggaan ibu saya bila menemaninya belanja di pasar.

Namun, ketika SMP saya mulai tahu, bahwa memang ada orang2 yang lebih pintar dari saya. Ada orang yang lebih menarik perhatian saya. Di SMP ini saya hidup di bawah bayang2 kakak tertua saya yang menjadi siswa teladan dan mendapatkan bea siswa. Kemudian bayang2 kakak perempuan saya yang selalu menjadi juara kelas. Tertekan pasti. Sehingga saya mulai tidak perhatikan lagi apa keinginan orang tua saya dan lingkungan saya terhadap diri saya. Memang saya masih masuk ke dalam lingkaran juara kelas namun saya mencoba berontak. saya tidak suka disamakan (atau harus sama) dengan kakak2 saya. Saya adalah saya, bukan mereka.
Disini saya mulai mengenal rasa terhadap lawan jenis saya, Saya mulai mengenal apa itu nekat, apa itu rokok hingga ganja.

Sma adalah saat dimana saya belajar mengenal diri saya sendiri. Dimana obsesi saya terhadap organisasi begitu hebatnya. Hingga hampir tiap hari pulang larut malam hanya urusan teman dan teman. Dari orang alim yang dunianya hanya mushalla hingga temen2 yang taunya nongkrong di warung dan jarang masuk kelas. Saya mulai dikenal dan mulai mendapatkan posisi2 yang lumayan bagus di organisasi. Namun tetap saja, slenge an, rokok dan ganja tidak pernah lekang dari saya.

Saya mulai pande menjadi dua orang yang berbeda dalam waktu yang berbeda. Pada saat tertentu saya adalah orang yang jaim dan (sok2an) wibawa dan pada saat yang laen menjadi orang yang bocor abis. Saya dsekolah dan di lingkungan rumah terbiasa dengan yang namanya tawuran. Dari yang parang gede2, panah beracun, hingga belati udah pernah ngoleksi dan bahan sok hebat2an.

Saya paling benci orang yang mencla mencle, dan suka dengan birokrasi yang bribet. Mencoba untuk menjadi lebih serius dan meninggalkan dunia organisasi ketika mulai memasuki kampus. meninggalkan rokok, ganja dan temen2 yang hingga saat ini masih juga mabuk2an. Saya terbiasa hidup dengan target, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dan target saya kuliah kali ini adalah untuk perbaiki masa depan saya. Berupaya untuk tidak terbiasa meminta minta bahkan orang tua saya sendiri. emang dari sd saya udah membiasakan diri untuk berjualan. Hanya agar saya mempunyai uang lebih. Namun, di kuliahan ini tidak hanya terbatas pada uang lebih tapi lebih menjurus kepada uang kuliah dan menghidupi perkuliahan saya.

Namun, pemilihan ketua pemerintahan yang baru mulai menggelitik obsesi keorganisasian ku. Tapi tetap saja aku mencoba menolak dan menahan keinginan hati untuk kembali aktif di organisasi. Beberapa temen mulai mendekatiku. Berhubung aku masuk kuliah telat setahun jadi ada temen satu angkatan di SMU yang menjadi kakak kelas di kampus. DIa adalah temen di organisasi sekolah dan sekarang mulai mengajukan nama saya pada bursa pemilihan di Mushalla yang merupakan sentral politik kampus bagi calon2 muslim. Ohy, saya mulai dikenal sama temen2 satu kampus ketika saya berhasil meraih gelar mahasiswa terbaik di tingkat 2.
Pada akhirnya terdapat dua kandidat yaitu saya dan anak teknik elektronika.

Jujur ketika saya ditanya apa visi misi saya, saya tidak tahu. Yang saya katakan adalah saya ingin ada transparansi dana kemahasiswaan yang dari awal kampus ini berdiri hingga sekarang tidak diketahui berapa jumlah dan penggunaannya.

Hingga pada akhirnya sayalah yang terpilih. Dan mulai saat itu hingga akhir perkuliahan saya di kampus dunia saya kembali dari warung tempat nongkrong hingga mushalla namun tanpa rokok dan ganja.

Di kampus saya mulai coba membagi waktu antara kuliah, mengajar, organisasi, pacar, temen dan orang tua.

Target saya adalah saya tidak ingin menjadi pengangguran ketika selesai perkuliahan. Dan alhamdulillah target2 saya terpenuhi hingga sekarang.

Demikianlah. Dalam diri saya saya adalah orang yang serius dan suka berlarut2 dalam memikirkan sesuatu. Saya orang yang terkadang suka buru2 dalam mengerjakan sesuatu. Saya orang yang tidak suka mengerjakan sesuatu dengan lambat. Saya orang yang mudah mendramatisir keadaan.Saya suka menutupi keseriusan saya dengan bercanda bahkan terlihat seperti anak2.

Hal yang paling saya takuti adalah membuat perempuan terluka, sakit hati dan menangis. Karna saya pernah melihat orang yang terpaling saya cintai (melebihi calon istri saya sendiri) di dunia ini mengalaminya.

Jumat, 18 April 2008

AKu coba terus belajar...

Love me tender,Love me sweet,
Never let me go.

You have made my life complete,
And I love you so.

Love me tender,Love me true,
All my dreams fulfilled.

For my darlin I love you,
And I always will.

Love me tender,Love me long,
Take me to your heart.

For its there that I belong,
And well never part.

Love me tender,Love me dear,
Tell me you are mine.

Ill be yours through all the years,
Till the end of time.

(when at last my dreams come true
Darling this I know
Happiness will follow you
Everywhere you go)

Elvis Presley "LOve Me Tender"

Aku kangen.....

Kesempurnaan Tingkat Tinggi

Hahahaha.. Bahasanya Partner di Lhoksumawe. Berhubung katanya, "jujur neh ya jujur.., saya sudah males masalah Wetland".

Lah, kalo males langsung resign aja.. Gimana, masak digaji buat males2an. Kaco neh orang.
Terus... dia bilang Wetland itu butuh kesempurnaan tingkat tinggi, bukan pekerjaan yang cilet-cilet. Heheehehe.. ya iyalah. Ne orang Indo dah kebiasaan ngerjain proyek setengah2.

Wah..... KEsempurnaan Tingkat Tinggi, mirip macam Lagu peter pan. Khayalan Tingkat Tinggi.

Selasa, 15 April 2008

gak fair itu namanya...

Dapat sms dari si beliau, isinya sebagai berikut (dia jg dapet dari temen):

Satukan suara muslim SUMUT. Hasil poling LSI (tauk deh LSI tuh apa, edit.) syamsul-gatot mencapai suara 35,9%. Dewan gereja sudah menyerukan menyatukan suara untuk memilih RE SIahaan. SUMUT adalah no 11 sasaran kristenisasi di Indonesia..

Duh... PKS PKS... saya pikir ndak fair itu namanya. Kalo emang harus nyatukan suara, kenapa endak dikonsolidasikan dengan calon2 yang muslim lainnya. Kenapa PKS juga (dengan "egois") mengajukan calon juga?

Setau saya yah Bapak2, n Ibu2 PKS, Ali Umri itu pendampingnya juga Ustad. Malah ustad yang uda diakui lagi. Kenapa tidak menyatukan suara dengan cara menyatukan calon2. Terlalu banyak orang serakah sekarang....

Bapak2 n Ibu2 PKS, jangan sampe sekarang malah mengutamakan kepentingan golongan, jangan Ashabiyah. Kan uda diingetin Rasul...

Note:
Itulah, alasan saya sebenarnya tidak ingin bergabung dengan PKS, KAMMI, HMI, HTI, JT, Salafi Shalleh. Kita sudah terlalu banyak golongan yang saling menyalahkan satu sama laen...

Kalo emang mo disatukan, ya hilangkan dulu kepentingan golongan sodara2....

Jumat, 11 April 2008

Beliau dan Saya...

Ketika pertama sekali saya mendapatkan rezeki bahwa dia bersedia menjadi pacar saya. Ada beberapa hal yang membuat saya sangat miris hati..

Dia itu melati saya ini cuma bunga tepi jalan, berabu dan kusut.
Dia itu rembulan yang indah dan menawan
Maka saya hanyalah pungguk yang selalu merindukannya...

Dia itu anggun, punya pesona dan sangat menawan
saya, ancur2an, jarang mandi pagi. Ndak pernah sisiran, dan slenge an.

Dia itu pusat perhatian, baek ati, tidak sombong dan bersedia menjadi pendengar..
Saya itu, bahkan untuk memutuskan mo makan dimana ato apa yang dimakan saja saya masih bingung. Timbul angkuh bila liat orang juga sok angkuh. Pendendam dan males dengerin semua orang.

Dia itu anugerah dan hingga detik ini saya masih anggap diri saya adalah bencana baginya...

DIa itu rela menangis, rela tersakiti demi saya.
Dan saya... hanya banyak mengeluh tentang diri saya sendiri..

DUhai beliau yang sedikit banyak telah kusakiti...
Duhai beliau yang sekarang slalu tersenyum2 sendiri menjelang pernikahanmu..
Duhai beliau.. Maafkan saya bila tak sempurna... Maafkan saya atas apa yang telah saya perbuat dulu, sekarang dan nanti
Maafkan saya... Sudikah???
Pulang jumatan jalan kaki.. mayan juga. Untung tadi stok makan nasi mayan banyak, jadi ndak langsung kelaparan saya.

Buat TOR ndak kelar2. Karena susah mengatur tata bahasa saya dan datangnya tabiat saya yang ndak saya duga2. Yaitu... MALAS........................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Menikah (ngambil dari blog orang neh, sorryyyy),
1. adalah urusan beriman kepada Tuhan dengan penuh, dan menjaga komitmen yang ada dengan sepenuh hati, berikan ruang pribadi yang pasangan kita butuhkan selama masih dalam kotak yang benar,
2. banyak pernikahan yang gagal karena orang sekarang pada pinter2 tapi ga pada bijak. Kata orang pinter, "Aku bisa hidup tanpa kamu", tapi kalo kata orang bijak, "Aku bisa hidup tanpa kamu, tapi aku memilih tidak",
3. Kata Dini, adalah menjaga hati dan saling pengertian,
4. adalah menentukan sebuah komitmen berdua untuk siap menjalani bahtera rumah tangga dan kehidupan yang baru dengan segala up and downnya,
5. adalah komitmen dan janji di depan Tuhan, walaupun dalam perjalanannya banyak yang mungkin terjadi,

Huffff....., Kangen berat ma beliau. Tauk neh. Mungkin udah legaan x. Uda mulai konsentrasi untuk kembali berjuang demi beliau.....

Beliau... Sehatkah????? Aku kangen ma dikau......

Jumat ini..

Ya Tuhan, ya temen2, Ya blogku tersayang, ya rokok yang teramat sangat kurang ajar...

Dengarkanlah seruanku...
Aku ingin menjauhi mu Tuhan 9 senti...
Jangan biarkan aku terlena denganmu
Aku masih doyan perempuan..(apa coba..)

Tapi saya gak pengen janji.. Karna emang susah. Disaat saya dihantam begitu banyak masalah dan menghadapinya sendiri. Saya butuh seseorang yang bisa menenangkan. Dan bila tak ditemui maka saya akan melarikannya lagi ke Tuhan 9 senti. DUhhhhhh

Gimana caranya yah............

Kamis, 10 April 2008

Padahal Cuma 4 hari.. Ya ampunnn....

Iya... cuma empat hari doank. Rasanya macam uda bertahun2 di krueng raya. Njelimetin. Wah... gak ngerti dah. Pusing lah....

Si Tauge kerjaannya ngamuk2 doank. Ngamuk ma sapa juga gak jelas. Lawong saya cuman gantiin sementara. Saya cuman bilang, wah ndak tau kak. Wah, bukan saya yang janji. Sampe saya ngomong, emang urusan aku kak??... Hhehehe. Sengaja bro. BIar tau rasa dia.

Lah, saya emang gak janji. Saya ndak tau menau. Dan saya gak ngurusin yang gak penting gitu kok. Batalin PR? ya batalin... Gak bisa pasang pompa, y udah.. Ndak da lagi yang harus saya buru2. NDak mau ikut2an panikk.. Kalo kata orang jawa meneng wae....

Halah.. Ohy, say uda mencapai deal deal tertentu dengan si kawan. PAda akhirnya, ada beberapa hal yang harus saya tegaskan untuk saya jalankan.
1. Komitmen pada rencana pernikahan, berjuang untuk itu dan berjuang setelah itu.
2. Berusaha memposisikan segala rasa (yang aneh katanya) atopun hal2 lain menjadi lebih positif dan tidak menye menye.
3. Berpikir untuk berwiraswasta sebagai pemasukan sampingan ntar kalo sk itu PNS keluar.
Targetnya sih, dalam 5 tahun ke depan sudah punya usaha sendiri. 10 tahun kedepan uda berkembang dan merupakan penghasilan utama.

Ohy, kemaren teringat mamak n bapak. Nangis, krn ndak punya kekuasaan dan cukup uang untuk menghajikan mereka. Nangis??? iya nangis, uda lama gak nangis. Rasanya menyesal banget. Mereka bilang, uda gak usa dipikirin. Saya bilang, tugas saya adalah memuliakan Bapak dan Mamak. Dan menjadi penyesalan saya setelah 2 tahun lebih tidak juga mampu menghajikan kalian berdua.
Sedih emang. Tapi saya juga seh kelewatan boros.

Maaf yah Pak, Mak. Doakan saya, biar murah rezeki atau menang undian di Bank (hihihihi).

Begitu saja Bro,..
Begitu saja bro. Doain saya yah....

Senin, 07 April 2008

Ramalan, believe or Not

Tadi, temen yang katanya pande ngeramal meramal saya. Ini adalah kedua kalinya dia meramal saya.
1. dari garis jodoh.. dia bilang, orang yang saya cintai akan meninggalkan saya. Akan menikah dengan orang laen.
Tanggapan saya: Mungkin bener, tapi dia bukan pacar saya setau saya.
2. Masih dari garis jodoh.. dia bilang saya setia dan berusaha sekomitmen mungkin untuk tetap menjalankan rencana saya untuk menikah.
Tanggapan saya: Ah masaak... (tuing tuing.., naek lah kupingne..). Kyknya gak juga deh. Hal yang paling sulit dilakukan itu adalah setia.
3. Dari garis keuangan.. dia bilang karir saya akan meningkat, menanjak. Dia bilang saya orang yang hemat (untuk ukuran cow), saya orang yang bisa memanage walo pun banyak masalah
Tanggapan saya: Gak tuh, masak karir meningkat itu jadi PNS. Trus, kalo saya hemat, ndak bakal kesulitan gini ngumpulin duit. Saya gak pande manage2, tapi saya emang biasa menggunakan target dalam hidup.

Begitulah sodara2.... Percaya ato tidak. Baekan enggak.. Hehehe. Hidup lebih asik kalo kita ndak tau apa yang terjadi di masa yang akan datang. Jadi kita masi akan berjuang, masi akan terseok2 dan tertatih untuk mendapatkan apa yang akan kita perjuangkan...
GANBATE....

Beliau

My dearest blog, aku coba ceritakan tentang beliau.


Saya kenal dia, eh tau namanya pas kelas 1 SMU baru satu bulan masuk. Tau namany karna ada beberapa temen yang ngajakin ke kelas beliau buat pasang2 tampang. Berhubung beliau termasuk bintang dikelasnya maka disebutin lah namany diantara bintang2 yang dituju. Aku, sok cuek n gak ikut. Males aj, bertandang ke kelas orang.


Tau Beliau ketika masih dikelas 1 dan pada saat itu beliau melintas. Masih tidak menanggapin karna sebenarnya masih sakit ati ma cew. Terus karena terlalu percaya ama serial china To Liong To. Pada saat itu, ibunya tio buki akan meninggal, dia berpesan bahwa... semakin cantik perempuan maka semakin banyak tipu dayanya. Kemudian ibunya meninggal. Kemudian tio bukinya teraniaya. Loh, kok cerita tio buki.


Terus, mengenal beliau ketika sama2 ikut ekskul Palang Merah Remaja. Begitupun saya tidak memperhatikan bahwa ternyata beliau itu begitu indah (halah...).


Jatuh cinta pada beliau ketika saya pertama sekali melihat beliau turun dari mobil Taft. Saat itu, beliau diantar orang tuanya untuk ikut acara pesantren kilat ramadhan. Saya, terkejut, terpesona, dan seakan2 melihat bidadari turun dari langit.


Tau beliau ternyata mempunyai rasa yang sama ketika beliau emosi jiwa melihat saya pacaran dengan orang laen. Saya pacaran sebenarnya karna melihat dia pacaran ama orang laen. Dari situ saya ketahui bahwa ternyata dia dan saya pacaran dengan orang laen karna kepentingan organisasi.

Jumat, 04 April 2008

Saya dan hayalan saya (blog gak mutu neh, jangan dibaca)

Pagi itu saya bangun, biasa agak2 jam setengah delapan berhubung tadi malamnya gak bisa tidur. Mandi tidak lupa sikat gigi, trus pakaean. Gak sempat beresin tempat tidur yang udah ngalahin Kapal Pecah. Eh, underwear saya mana yah... Loh kok bisa2 nya nyangkut di kipas angin. Periksa2 dompet, eh kok ndak tersisa seperak pun. Duhhhh.. sapi!! Gimana mo sarapan neh. Paksalah jalan dulu ke ATM terdekat.

Sampe di ATM ambil duit, dan bergegas keluar. Tapi kok.... loh. Itu tulisan saldo ndak salah????? Ah yang bener... DUh... ne lutut jadi gemetaran lagi. Ah, duh celingak celinguk ada orang yang kira2 mencurigakan ndak.. (kebetulan di ATM Mandiri di dekat supermarket Maju, apa hubungannya coba..). Tanya orang gak yah.. Tapi kok bisa segini neh duit. Di kertas transaksi ATM tertulis nilai Saldo saya Rp. 200.000.712.300.
Artinya saya dapat duit ndak jelas 200 Milyar.............Gilak, 200 Milyar Men 200 Milyar. Mo sekali lagi... Cape dehh... !!!

Pengen teriak. Ups.. tenang2, bisa2 copot ne jantung. Alhamdulillah, akal sehat saya kembali menguasai. Ok, saya harus ke Bank BNI buat mastiin. Tapi telpon dulu fiki buat nyeklokin Absen.
S: Salam Lekom, Fiki... (dengan nada yang luar biasa sueeeennneeenggg)
F: Kom Salam, napa kok.
S: Bro (ciee pake2 bro sekarang), aku bakal telat. Tolong ceklokin yah..
F: Ah kemaren kan udah..
S: Yah, tolong lah Ki... Penting neh...
F: Entar ko ditanyain lagi ma Kakak ko
S: Ndak papa, tenang aja....
F: Ya udah, jam berapa ko nyampe, jangan lama2 ari jumat neh. Kita kan mo ke krueng raya.
S: Iya bentar aja kok.

Ok, kantor beresss.. Hehehehe.. Senyum2 ndiri, wajah berbinar2 ditambah jidat lebar miriplah cahaya rembulan yang berpendar tar tar tar.. Nyetop taksi (emang ada taksi liwat2 di Banda??).

Nah, Ok.
ST: Hoo Bang??
S: Jak u BNI Bang beuh...
ST: Kajet Bang.. Dua ploh limong ribee bang beuh
S: Hana Masalah. (Masak 25 rebon doank, dari Rp. 200.000.712.300. ndak bisa bayar...)
(itu taksi apa becak, tur???)....

Di Bank BNI langsung jumpain kasir, milih2 mana yang paling cakep. Mumpung lagi sepi..
S: Mbak mbak...
M: Ya mas...
S: Loh, mbak tau dari mana saya Jawa??
M: Ya iyalah, muka mas kan katrokk.. hihihii
S: (anjrit si Mbak, manis2 kok tega banget). Katrok katrok gini tetap keren Mbak...
M: Iya deh kereenn...
S: Mbak, bisa print kan transaksi rekening saya 2 minggu terakhir??
M: Oh boleh, berapa no rekeningnya.
S: Nah, itu dia saya ndak tau Mbak. Tapi atas nama Catur Arya Prahasta cabang Meulaboh Mbak.
M: Waduh.., Ntar saya lihat yah
S: Saya juga bole liat Mbak.. (mikir yang ane2)
M: ???, maksud saya, liat no rekening Mas
S: Oh... (ooii, kembali ke dunia fana dunk), maksud saya juga gitu mbak... (cengar cengir gak keruan)..
M: Oke Mas, ne dia transaksi nya.
S: Thanks Mbak.

Mulai saya baca dari atas ampek Bawah, nah loh, tanggal 2 bulan april 2008 kok ada kredit 200.000.000.000..
S: Mbak, bole bicara ama Managernya?
M: Oh bole, silakan Mas. Lewat sini. Omong2 Mas dah punya pacar lom?
S: (tadi bilangin katrok, giliran liat duit banyak aja). Hehehehe.. Udah mo merid pun Mbak..
M: Ohhhhh.....

P: Ya Pak, ada yang bisa saya bantu?
S: Begini Pak, saya bole tau kenapa di rek saya tuh ada kredit 200 M? Karna setau saya, ndak mungkin saya punya rekening segitu. Neh, print an transaksi saya.
P: Wahhhh... hebat bener, sebentar yah Pak..
1 menit, 2 menit 15 menit si Bapak gak balek2. Kok jadi sakit perut. Jangan2 saya diracun, jangan2 mereka mo ambil duit saya...(Kok dah jadi duit saya yah..).

20 menit kemudian si Manager balik lagi.
P: Pak, kami tidak tau n tidak bisa melacak itu dari mana. Yang jelas, uda jadi rezeki Bapak (Namanya juga Indonesia, rada2 bloon).
S: Ah yang bener Pak (Moga2 bener)
P: Iya Pak..
S: Waduhhhh, ALhamdulillah ya ALloooh. Ternyata mimpiku terkabulkan. Makkk.. Paakkk, Alhamdulillah bisa naek aji (sambil nangis sedu2)
P: ( nangis2 juga)...
S: Pak, bisa ndak saya buat deposito. Rencananya yang 100 M saya depositokan di sini. 75 M nya transfer ke rek. Syariah Mandiri Saya...
P: Boleh Pak, tunggu sebentar biar kami proses...
Ndak berapa lama kemudian..
P: Oke Pak sudah beres, ne rekening deposito Bapak.
S: Terima Kasi Pak, ne buat Bapak dan anak2 yang laen..(hehehe.. orang kaya yang baek ati saya...)

Wah.. jadi orang kaya saya sekarang. Gileee cing. 200 M??? Ehmm... pesan tiket pesawat ah pulang ke medan. Ke travel pesan tiket pesawat kelas bisnis (ya iyalah, dah banyak duit soalnya) jumpain mamak ma bapak.
Di medan, ke shorum mobil dulu. Hhehehe, beli mobil baru. Keliling2 nyari masjid yang lagi mbangun. setor zakat mal. Besoknya, bawa Ortu n Calon Ortu ke Bank untuk buka rekening Haji... EHmmmm....
Dengan mengendarai fortuner baru plat BK 4121 AY (plat ne artinya beli cash.. cashh.. cashh.., sekali lagi.. cashh). Tak dinyana, didepan sana tiba2 masuk dari arah kiri becak motor dengan kencangnya. Mamak teriak, Calon mertua teriak. Saya pun teriakkkk
"Gedebukkk"ADuuuuuhhhh...., Ya Allah... Duh.. loh kok ditempat tidur. Becaknya mana, fortuner saya mana... Lah duit saya... Ya Allahh.....

Ternyata sodara2 saya nghayal sampe ketiduran. Duhhhh...., pengennya tidur lagi tapi ini udah jam setengah delapan pagi. Terpaksalah saya Mandi tidak lupa sikat gigi, trus pakaean. Gak sempat beresin tempat tidur yang udah ngalahin Kapal Pecah. Eh, underwear saya mana yah... Loh kok bisa2 nya nyangkut di kipas angin. Periksa2 dompet, eh kok ndak tersisa seperak pun. Duhhhh.. sapi!! Gimana mo sarapan neh. Paksalah jalan dulu ke ATM terdekat.

Kamis, 03 April 2008

Ternyata, prilakunya bukan unik....

Mengutip tulisan orang yang mumpuni dalam menelaah bos dan pimpinan di Indonesia (http://community.kompas.com/index.php?fuseaction=home.detail&id=61999&section=103) by samuel mulia, tapi hanya no 1, no 7 dan no. 8. Berhubung berkaitan dengan situasi kerja dikantor saya...

No. 1.
Bos yang omongannya gak bisa dipegang. Beri bos jenis ini pegangan berupa notulen rapat. Setiap janji, catat. Kalo tidak, gawat. Kalaupun ia tak minta notulen, kirim saja melalui surat elektronik kepada dia atau sekretarisnya..

No. 7.
Bos yang tidak ramah, mudah marah, dan gampang panik. Ini juga kiamat. Biasanya tak percaya diri, tak tahan tekanan, cenderung menyalahkan bawahan, mudah tersinggung, dan takut berhadapan dengan orang yang lebih pandai. Umumnya angkuh dan dingin, menyapa orang seperti menyapa patung.

No. 8
Bos penjilat (tentu kepada pemilik perusahan). Ia tak segan menjadi dayang-dayang, bahkan "pembantu". Setiap saat ia siap menemani pemilik perusahaan, menjadi orang kepercayaan karena bisa dipercaya mengurus seragam cucu pemilik perusahaan dan teman main tenis. Jangan pernah mempercayai bos kepret seperti ini. Ia tidak akan pernah membela anda. Percaya saya.

Nah, itu.. itulah gambaran yang pas mengenai atasan saya. Kalo si abah itu ketiga nya. Kalo anaknya yang no.7 dan no. 8. Namun sayangnya, cara menghadapi no. 7 itu tidak disebutkan bagaimana tepatnya.
Untuk no. 8 ternyata mirip dengan kriteria jilator yang saya buat dan itu artinya saya bukan satu2nya orang yang mengalami penderitaan berkepanjangan ini....

heheheh.............

Rabu, 02 April 2008

antara aku dan batinku...

Ne cuma diskusi antara saya dan batin saya, antara ketakutan dan solusi2 yang dibutuhkan namun tak jua diterapkan.
Saya: Takut, uang tak cukup untuk pernikahan entar...
Batin saya: Tenang, kan udah banyak yang bilang kalo uda yakin nikah pasti ada aja rezekinya..

S : Lah, kalo tuh PNS tiba2 keluar SK bulan ne gimana?
BS: Emang uda? belon kan... Jadi jangan dipikirin terus....

S : Saya takut coy, malah buat anak orang sengsara, bukannya bahagia.
BS: Dia sendiri kan pernah bilang, uda pernah idup susah. Jadi dia dah tau gimana itu susah, yang payah kalo dia tuh belum pernah susah. Kan dia juga bilang kalo dia itu ndak bakal banyak ngeluh selama ngadapinnya sama2..

S: Saya ngerasa gak pantes dipercaya ama dia, keluarga saya, n temen2 saya.
BS: Buat dirimu pantas dipercaya ama dirimu sendiri. Tepatin janji, usaha yang bener2 maksimal. Kalo dirimu uda percaya ma diri sendiri, orang laen pasti percaya..

S: Berat itu..
BS: Lah berarti kamu termasuk orang gagal. Kok kamu udah kayak orang putus asa? Mana semangat? Mana target yang slalu kamu buat....

S: Gimana kira2 entar PNS itu yah...
BS: Ya, jangan dipikirin sekarang. Buat pusing aja, sekarang konsentrasi ama hari H mu. Udah tinggal 3 bulan 4 hari lagi.

S: Kok cepet bener yah.., saya ndak yakin dapat yang terbaik neh..
BS: Loh, emang dirimu sebaek apa? Kurasa, kalo bagimu dia itu dah macam bidadari. Jadi harusnya udah bersyukurlah.. Kalo mo dapat yang lebih baek ya perbaikin diri.. Lagian gak bakal abis2.. Bagus, belajar bersyukur....

S: Baeklah, saya coba.... Makasi yah
BS: sama2... Ntar kalo pusing bisa diskusi lagi kok. Tenang aja, saya tetep ada untuk mu...

S: Ciaooo
BS: ciaoo...Gudlak yahh

Selasa, 01 April 2008

Gilak ne hari...

Wah 2 hari neh habis habisan ah. Lom kelar satu disuruh kerjain yang laen, sampe tingkat nelpon orang aja harus nyuruh saya. Dia..? cuma duduk doang, jerit2 chatting chatting. Gondok bener.. Sampe makan siang aja dia masi sempet nyuruh yang macam2. Padahal dia bisa ngerjain ndiri

Trus tadi pagi kan telat, langsung datang ke ruangan n nanya. KO kok telat? Lah suka2 saya dunk (dalam ati). Tadi ke Bank Kak.., Heran aja (soalna ndak pernah telat walo ujan).. Emang seh keenakan molor ampe telat bangun. Cuman kan, yang laen telat ndak ditanyakin.

Wah entahlah.... makin aneh aja itu si tauge...

Trus kan.. kemaren2 coba buka situs yang dulu jadi kesayangan. Eh rupanya udah berganti rupa jadi Alim bin Alim. Yang parahnya, Pemerintah yang sok2an ngeblokir dengan Roy suryo beleguk menyamakan Blogger dan Hacker..
Loh, dia kan Pakar...? Pakar geblek itu... Hehehe..
Dah ah, si cinta dah ngajakin pulang neh
c u tommorow...