Orang aceh itu keras kepala, orang aceh itu mau seenaknya aja... bla bla bla... Kata2 ini sering saya denger. Dari temen2 "pendatang" maupun orang aceh itu sendiri. Bahkan terkadang saya ikut setuju ketika keobjektifan saya merosot jauh...
Benerkah mereka seperti itu?? jujur saja, kita harus mencoba menggali keobjectifan kita. Banyak temen2 saya yang udah kemana2 (katanya) tapi ketika masuk ke aceh dia stuck dan memilih keluar dari sini.
Hal yang harus kita pahami adalah
1. karakteristik suku ini. pada umumnya masyarakat pesisir adalah masyarakat yang keras. Dan biasa nya masyarakat pesisir lah yang lebih nerima adanya pendatang.
2. konflik yang berkepanjangan. Konflik ini secara tidak langsung akan menanamkan kebencian kepada masyarakat pendatang, khususnya suku jawa.
3. Pembodohan terus menerus oleh pemerintah pusat pada rakyat konflik. Dapat saya katakan setiap daerah konflik maka di daerah tersebut pendidikan lambat dan proses cuci otak terus berlangsung.
4. Terlalu banyak kepentingan di Aceh. saya dan kita harus mengakui bahwa wilayah aceh ini kaya, dan banyak tangan2 gatal yang selalu ingin mencoba mempertaruhkan kepentingan diwilayah ini.
Dahulu orang aceh mengatakan kafir kepada orang belanda. Namun, ketika masa konflik yang mendapat julukan adalah suku jawa. Mereka bilang kafir jawa.
Apakah memang seperti ini?? saya bisa katakan iya dan tidak. Tidak, karena wilayah transmigrasi terbesar dan terbanyak di Indonesia ada di Aceh. Rata2 pekerja perkebunan di aceh adalah dari suku jawa. Mereka sudah beranak pinak dan tak pernah diganggu (kec penduduk transmigran).
Nah, mengapa pendatang yang belakangan malah diganggu dan diusir?? Ini tidak lebih karena rasa ketidak adilan. Ketika masa DOM, tentara mengambilalih rumah masyarakat dan menjualnya dengan harga yang lebih murah kepada pendatang dari luar. Selesai reformasi dan ketika konflik meluas, rakyat aceh di dukung GAM meminta kembali lahan dan mengusir pendatang yang tidak tau apa2.
Trus, mengapa saya katakan iya. Iya, karena GAM yang berjuang sudah tidak murni lagi. Hal ini disebabkan menurunnya jumlah pejuang dan penyeleksian yang tidak ketat. Informasi yang saya terima menyebutkan bahwa, pada awal perjuangan GAM yang boleh ikut berjuang adalah yang sudah cukup umur, bisa shalat, baca quran dan tes fisik lainnya. Bila tidak layak maka si calon tidak akan bisa lulus menjadi pejuang. Namun belakangan, seleksi ini berkurang malah tidak dilangsungkan lagi. Punya kemauan, maka akan mendapat AK 47. Ujung2nya, rakyat kena pajak nanggroe. Rumah dan sekolah banyak yang terbakar (terlepas apakah TNI atau GAM yang membakar).
Sebelum menginjakkan kaki di Aceh, temen2 saya banyak yang mengingatkan saya bahwa orang2 aceh itu seperti di atas. Namun, saya pikir itu adalah sifat kebanyakan masyarakat kita sekarang ini. Bukan hanya sifat orang ACeh.
Saya juga pernah diancam digorok, dipukulin orang sekampung dan laen2. Tapi mudah2an sampe sekarang tidak terjadi. Dan itu semua hanya kesalahpahaman. Kesulitannya adalah, mereka terlebih dahulu melihat suku saya daripada apa yang saya perbuat. Dan saya paling benci bila orang terlebih dulu menilai saya dari suku saya.
Trus, napa orang2 Aceh sekarang bentar2 duit bentar2 duit?? Dan kenapa rekonstruksi tsunami di aceh lebih sulit daripada di di jawa tengah..
Untuk kasus yang pertama, kita tidak bisa secara utuh menyalahkan masyarakat Aceh. Ini pada dasarnya adalah karna dampak tsunami yang begitu hebat sehingga masyarakat NGO berusaha memberikan bantuan Jadup dan uang (cash for work) yang teramat besar dan berlebihan. Terbiasa dan terus menerus seperti ini, sehingga rasa gotong royong, memiliki dan kebersamaan masyarakat jauh berkurang. Yang ada dipikiran mereka bagaimana bisa mengolah nya menjadi duit. Kesulitannya adalah ketika sistem bantuan yang diberikan adalah kontribusi maka masyarakat harus diubah terlebih dahulu pola pikir nya mengenai bantuan tersebut. Dan ini yang memakan waktu yang lama. Dan kesulitan yang kedua adalah waktu merealisasikan proyek tersebut yang terlalu lama sehingga membuat masyarakat yang telah bersedia dengan sistem yang kita rencanakan menjadi hilang rasa percaya terhadap NGO.
Untuk kasus yang ke2 kita harus bisa membedakan dalam beberapa hal
1. Dampak tsunami di Aceh dan gempa di jawa berbeda, sehingga secara jumlah aceh memang membutuhkan waktu yang lumayan lebih lama.
2. tidak lepas juga pola kepemimpinan. Masyarakat di jawa akan manut dan mematuhi perintah sultan. Sementara, pola kepemimpinan di aceh tidak jelas. Pemerintah sibuk kesana kemari.
3. Tingkat kedekatan dengan pusat.
4. Pola pikir dan karakteristik. Masyarakat di aceh, kritis. Saya pernah mengalaminya di Pulo Aceh. Saya sempat bersitegang dengan keuchik disana karena permasalahan sistem sanitasi yang kami buat. Secara logika dan berdasarkan pola pikir dia, dia itu bener. Namun secara prinsip dia juga salah. Sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk menyelaraskan pemahaman kami.
Harus kita ingat bahwa, tidak semua masyarakat aceh seperti itu. Saya punya temen deket, bersodara dan bahkan bisa saya percaya yang berasal dari suku Aceh.
Begitu lah sodara2. Jadi, berusahalah untuk melihat dari sisi masyarakat setempat. Kalo kita terus berusaha melihat dari sisi kita tanpa perduli dengan apa yang mereka lihat, maka masalah tidak akan selesai dan kita akan terus menyalahkan mereka. Objektif!!!
Senin, 26 Mei 2008
Jumat, 23 Mei 2008
Blog yang mutu itu gimana??
Kata si gendut blog saya ndak mutu. Kalo kata si cinta blog saya menye2. Saya bingung, putus asa, sedih dan rasanya kok pengen makan nasi... (dasar rakus!!). hehehe....
Sekarang sudah 3 blog yang saya jelajahin. Tapi tetap juga gak mutu. Pada dasarnya, emang saya ndak punya rencana sedikitpun buat blog yang mutu. Karena saya sendiri udah mutu (muka tua). Saya buat blog biar saya punya tempat untuk cerita. Mo maki2 orang, mencintai orang, buat puisi menye2 ato mungkin nangis jerit2.
Emang seh, si cinta bersedia meluangkan waktunya untuk mendengarkan saya cerita, si beliau malah selalu memaksa saya agar cerita. Tetapi waktu mereka kan terbatas. Lagian, ketika mereka lagi sedih ato punya hal penting untuk diceritakan, saya ndak bisa donk seenak udel saya yang seksi ini memotong cerita mereka dan menceritakan diri saya sendiri. Selain karena tidak etis, egois, saya juga akan terkesan narsis.
Nah, berhubung ini blog gak pernah mo menceritakan tentang diri nya (juga saya tidak perduli) maka disinilah saya bisa menulis dan menceritakan apa yang terkadang buat saya ndak bisa tidur sampe pagi, apa yang membuat saya emosi jiwa.
baeklah, kembali ke taufik hidayat eh topik hidayat. Jadi, topik hidayat ini maen bulutangkis nya udah ndak becus. Gaya nya aja yang sok hebat, malah saya denger2 dia gak mo latihan bareng dengan ank2 tim thomas kita yang laen. Pantesan aja kita kalah... ya kan.. Gaya loe topikk.. jijay tralala aku melihatmu..
Eeengggh... saya tadi mo cerita apa yah? kok jadi topik hidayat?? oh iya, blog yang mutu. Nah syedara2 syetanah air dan syebangsa. Bagaimana kah sebenarnya blog yang mutu itu.. Saya pernah baca blog nya temen www.ekosupriyadi.blogspot.com, blog dia tuh bagus banget. Kayaknya dia bisa tuh buat buku yang bagus dengan ejaan yang disempurnakan.
Abis baca blog dia, dengan semangat 45 saya mencoba untuk ngepost di blog saya. Judulnya nasionalisme dan patriotisme. Eh, baru satu baris udah ndak tau mo nulis apa... jadi semangat 45 nya sebenarnya 4 - 5 = -1. Hahahaha semangat minus kok sok nulis2.
Ginilah, kayaknya uda ada 40 kali di bilangin DSA. Jadilah awak neh DSA beneran. tau DSA? DSA itu Daerah Saluran Air... Hehehe gak kok. Kata si cinta yang mengkreasikan istilah berbahaya ini, DSA itu artinya Down Syndrom Akut. Bahasa keren nya IDIOT. bukan singkatan itu idiot. Idiot ya idiot, lemot, bengak, sama itu. jadi saya udah dikategorikan temennya cecep. Mak jang, gawat kali si cinta yah. Baru sadar saya.....
Jadi begitulah, sampe sekarang saya juga ndak ngerti blog yang mutu itu seperti apah.... Apakah seperti blog temen saya? apakah seperti blog nya si cinta? temennya si cinta?
Saya tidak akan memaksa siapa pun untuk menilai, tapi saya yakin dan percaya siapa yang merasa blog saya ini mutu berarti dia uda kesambet virus DSA... Hati-hati, penyakit menular yang lebih berbahaya dari HIV itu....
Sekarang sudah 3 blog yang saya jelajahin. Tapi tetap juga gak mutu. Pada dasarnya, emang saya ndak punya rencana sedikitpun buat blog yang mutu. Karena saya sendiri udah mutu (muka tua). Saya buat blog biar saya punya tempat untuk cerita. Mo maki2 orang, mencintai orang, buat puisi menye2 ato mungkin nangis jerit2.
Emang seh, si cinta bersedia meluangkan waktunya untuk mendengarkan saya cerita, si beliau malah selalu memaksa saya agar cerita. Tetapi waktu mereka kan terbatas. Lagian, ketika mereka lagi sedih ato punya hal penting untuk diceritakan, saya ndak bisa donk seenak udel saya yang seksi ini memotong cerita mereka dan menceritakan diri saya sendiri. Selain karena tidak etis, egois, saya juga akan terkesan narsis.
Nah, berhubung ini blog gak pernah mo menceritakan tentang diri nya (juga saya tidak perduli) maka disinilah saya bisa menulis dan menceritakan apa yang terkadang buat saya ndak bisa tidur sampe pagi, apa yang membuat saya emosi jiwa.
baeklah, kembali ke taufik hidayat eh topik hidayat. Jadi, topik hidayat ini maen bulutangkis nya udah ndak becus. Gaya nya aja yang sok hebat, malah saya denger2 dia gak mo latihan bareng dengan ank2 tim thomas kita yang laen. Pantesan aja kita kalah... ya kan.. Gaya loe topikk.. jijay tralala aku melihatmu..
Eeengggh... saya tadi mo cerita apa yah? kok jadi topik hidayat?? oh iya, blog yang mutu. Nah syedara2 syetanah air dan syebangsa. Bagaimana kah sebenarnya blog yang mutu itu.. Saya pernah baca blog nya temen www.ekosupriyadi.blogspot.com, blog dia tuh bagus banget. Kayaknya dia bisa tuh buat buku yang bagus dengan ejaan yang disempurnakan.
Abis baca blog dia, dengan semangat 45 saya mencoba untuk ngepost di blog saya. Judulnya nasionalisme dan patriotisme. Eh, baru satu baris udah ndak tau mo nulis apa... jadi semangat 45 nya sebenarnya 4 - 5 = -1. Hahahaha semangat minus kok sok nulis2.
Ginilah, kayaknya uda ada 40 kali di bilangin DSA. Jadilah awak neh DSA beneran. tau DSA? DSA itu Daerah Saluran Air... Hehehe gak kok. Kata si cinta yang mengkreasikan istilah berbahaya ini, DSA itu artinya Down Syndrom Akut. Bahasa keren nya IDIOT. bukan singkatan itu idiot. Idiot ya idiot, lemot, bengak, sama itu. jadi saya udah dikategorikan temennya cecep. Mak jang, gawat kali si cinta yah. Baru sadar saya.....
Jadi begitulah, sampe sekarang saya juga ndak ngerti blog yang mutu itu seperti apah.... Apakah seperti blog temen saya? apakah seperti blog nya si cinta? temennya si cinta?
Saya tidak akan memaksa siapa pun untuk menilai, tapi saya yakin dan percaya siapa yang merasa blog saya ini mutu berarti dia uda kesambet virus DSA... Hati-hati, penyakit menular yang lebih berbahaya dari HIV itu....
Rabu, 21 Mei 2008
Akhirnya saya punya blog baru lagi...
Blog yang kali neh, mudah2an tidak terlalu banyak caci maki. Tetap menye2 dan mencoba lebih mengklasifikasikan ke sub theme tertentu....
Yang jelas, hingga detik ini saya belum kehilangan wadah untuk menulis.
Yang jelas, hingga detik ini saya belum kehilangan wadah untuk menulis.
Senin, 19 Mei 2008
5 watt
Wadaaoooo, gara2 semalaman gak bisa tidur. Ngebayangani anak orang plus bercengkrama ria dengan nyamuk. AKhirnya..........gini neh. Nguannntukkkkk..........................
Btw, saya masih terobsesi pengen gemuk. Pengen punya bodi agak terisi lah. Bukan cuma idung doank. 5 kg lagi pun ndak papa.........
Btw, saya masih terobsesi pengen gemuk. Pengen punya bodi agak terisi lah. Bukan cuma idung doank. 5 kg lagi pun ndak papa.........
Kamis, 15 Mei 2008
52 hari lagi..

Akhirnya beliau kulamar. Mana prosesnya bikin ambeien.... Heheheh tapi, alhamdulillah kelar. Sekarang, harus mikir untuk hari H dan isi kamar. DUitnya masi kurang 2 juta lagi... Ampun..
Balek kantor, denger gosip baru. Macam pulak gosipnya. Uda area kerja di daera saya.... Wuiiihhhh............... Ada-ada aja. Bikin pusing lah.
Begitupun, ada perasaan lega karna udah ngelamar. Mudah2an ntar pas hari H di anugerahi kesehatan, keselamatan dan keberkahan....
Balek kantor, denger gosip baru. Macam pulak gosipnya. Uda area kerja di daera saya.... Wuiiihhhh............... Ada-ada aja. Bikin pusing lah.
Begitupun, ada perasaan lega karna udah ngelamar. Mudah2an ntar pas hari H di anugerahi kesehatan, keselamatan dan keberkahan....
Rabu, 07 Mei 2008
Medan....... wuahahhhahahahah
Cihuiii.., gak peduli gak dikasi ikut project managemen trening. Yang penting bisa pulang medan..
Tapi itu pun hampir gak dikasi. Kata HR2 tuh, yang mo resign gak bole dapat RnR.
Wuuiiiihhhhhhhhhhhhhhhh........... Medannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn.. I'm coming.
Tapi itu pun hampir gak dikasi. Kata HR2 tuh, yang mo resign gak bole dapat RnR.
Wuuiiiihhhhhhhhhhhhhhhh........... Medannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn.. I'm coming.
Senin, 05 Mei 2008
Project Management Trening
Tadi di beritahu kak ***, bahwa ada trening seperti di atas itu judul nya. Kakak ini punya jaringan luas tentang trening, en beliau nawarkan ke saya. Saya, uda patah arang luan. Karna maren tu dengan tiada berdosa tauge berkata "dalam waktu 6 bulan yang mo resign ndak bisa trening lagi.
Bah... maren aj da temen seminggu abis trening langsung resign.
Ato saya uda gak dianggap aset kantor seperti yang laen????
ah... Seperti kata si cinta. Anjrit, kucrit, monjrit, ucrit.
Bah... maren aj da temen seminggu abis trening langsung resign.
Ato saya uda gak dianggap aset kantor seperti yang laen????
ah... Seperti kata si cinta. Anjrit, kucrit, monjrit, ucrit.
Kamis, 01 Mei 2008
NGrujak di Taman Sari Baru no. 4
kata mereka saya gemuk...
Alhamdulillah kalo bener. Minimal minum jamu tiap hari akhirnya ada hasil. Tapi nurut saya, saya belum gemuk... Duh, susah bener biar bisa gemuk.
Ada yang tau caranya???
Ada yang tau caranya???
Langganan:
Postingan (Atom)
